Jadi Narasumber Seminar Nasional, Zuhrizul: Potensi Wisata Sumbar Jauh Melebihi Bali

 

Jadi Narasumber Seminar Nasional, Muhammad Zuhrizul, SE didampingi Dekan Fakultas Pariwisata UM Sumatera Barat: Ia mengatakan Potensi Wisata Sumbar Jauh Melebihi Bali, jika dikelola dan ditata dengan maksimal. Arie St Malin Mudo

Padang, Lamosai.com — Potensi pariwisata Sumatera Barat dinilai sangat besar dan memiliki keunggulan yang tidak kalah, bahkan disebut jauh melebihi Bali. Namun, potensi tersebut masih membutuhkan pengelolaan, promosi, serta pengembangan infrastruktur agar mampu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

Hal itu disampaikan Muhammad Zuhrizul saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Pariwisata dan Pemetaan Potensi Nagari/Desa Wisata, yang digelar di Convention Hall Prof. Moh. Syarif Maarif, Kampus I Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM Sumbar), Rabu (17/9/2026).

Menurut M Zuhrizul, SE salah satu hal yang patut diapresiasi dari Muhammadiyah adalah keterlibatan kalangan akademisi yang tidak hanya berkutat pada teori dan ruang kampus, tetapi juga turun langsung ke tengah masyarakat dan desa.

“Kita senang dengan Muhammadiyah, karena Muhammadiyah bukan hanya akademis. Ada dosen-dosen yang turun langsung ke beberapa desa. Ini patut kita apresiasi. Banyak kampus yang hanya akademis, tetapi Muhammadiyah juga melakukan aksi langsung di lapangan,” ujarnya.

Ketua Tim Pemberdayaan dan Pengembangan Desa Wisata ini menilai, tren pariwisata dunia saat ini mulai bergeser. Wisatawan tidak selalu mencari destinasi yang ramai, tetapi justru mencari pengalaman, ketenangan, kesehatan, alam dan kehidupan masyarakat lokal.

Menurutnya, konsep slow tourism menjadi salah satu segmen yang semakin menarik. Wisatawan datang bukan sekadar untuk melihat objek wisata, tetapi ingin tinggal lebih lama, menikmati suasana kampung, menghirup udara segar, mengonsumsi makanan lokal dan organik, sekaligus mendapatkan ketenangan.

“Orang sekarang ingin slow tourism, ingin berlama-lama di suatu kampung, menenangkan pikiran. Mereka mencari desa atau kampung untuk perenungan. Potensi seperti ini sangat banyak di Sumatera Barat,” kata Mak Etek sapaan akrab M Zuhrizul.

Namun, M Zuhrizul mengingatkan masih terdapat sejumlah persoalan yang harus dibenahi, terutama terkait higienitas homestay, kamar mandi, toilet, serta ruang pelayanan wisatawan.

Menurutnya, wisatawan mancanegara sebenarnya tidak mempermasalahkan jika menginap di rumah warga dan menikmati makanan yang sama dengan masyarakat setempat. Persoalan utama adalah standar kebersihan dan kenyamanan yang harus dipenuhi.

“Tidak masalah wisatawan menginap di rumah warga dan makanan yang dimakan adalah makanan masyarakat. Yang menjadi persoalan adalah higienitas. Dua hal penting yang harus diperhatikan adalah higienitas kamar dan toilet serta kebersihan ruangan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti perlunya memperluas pasar wisatawan. Selama ini, sejumlah desa wisata di Sumbar masih mengandalkan wisatawan dari negara-negara yang sama, seperti Malaysia, Singapura dan Australia.

“Kalau yang datang itu-itu saja, negara yang datang juga itu-itu saja. Kita harus mencari segmen pasar baru,” katanya.

Salah satu peluang besar, menurut Zuhrizul, adalah wisatawan dari China yang memiliki jumlah penduduk sangat besar. Sumatera Barat dinilai mempunyai daya tarik alam yang kuat untuk pasar tersebut, terutama karena tidak semua masyarakat China memiliki pengalaman menikmati kawasan laut dan kepulauan.

Selain itu, posisi geografis Sumatera Barat yang relatif dekat dengan negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia dan Singapura juga menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan.

Zuhrizul bahkan mendorong pengembangan konektivitas menuju Kepulauan Mentawai, yang menurutnya memiliki kekuatan wisata tersendiri, khususnya budaya Mentawai dan wisata bahari.

Ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan penambahan sekitar 500 meter landasan pacu di Mentawai agar dapat mendukung penerbangan yang lebih besar dan membuka akses langsung dari pasar internasional.

“Kalau landasan pacunya memungkinkan, wisatawan dari China bisa langsung ke Mentawai. Dari Singapura juga bisa langsung ke Mentawai. Apalagi wisatawan yang datang untuk surfing membawa peralatan yang besar, tidak mungkin mengandalkan pesawat perintis,” ungkapnya.

Menurut Zuhrizul, Mentawai memiliki keunikan budaya yang tidak dimiliki daerah lain. Jika Bali dikenal dengan budaya Hindu yang menjadi salah satu daya tarik wisatanya, Mentawai memiliki budaya lokal yang juga sangat khas dan dapat menjadi kekuatan wisata Sumatera Barat.

Ia menambahkan, masyarakat Minangkabau juga memiliki nilai-nilai sosial dan budaya yang sangat potensial dikemas menjadi pengalaman wisata.

“Orang Minang itu ramah. Banyak nilai-nilai orang Minang yang belum diketahui dan belum dikemas menjadi daya tarik wisata,” ujarnya.

Zuhrizul berharap pengembangan pariwisata Sumatera Barat tidak hanya berhenti pada pembangunan objek wisata, tetapi juga menyentuh kualitas sumber daya manusia, kebersihan, pelayanan, aksesibilitas, promosi serta penciptaan segmen pasar baru.

Dengan kekayaan alam, budaya Minangkabau, Mentawai, kuliner, desa wisata dan keramahan masyarakatnya, ia menilai Sumatera Barat memiliki modal besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia maupun pasar pariwisata internasional.(Hr1)

Name

Aceh,3,adat dan budaya,65,Agam,12,Agama,9,auang d revi,1,Bali,8,Bandar Lampung,4,Batam,1,baznas,13,bis,1,bisni,1,bisnis,14,dpd,1,DPD RI,29,DPR RI,23,DPRD,297,dprd padang,42,dprd Pariaman,1,DPRD Sumbar,14,ekonomi,12,ekonomi dan bisnis,30,feature,1,hukum,1,hukum dan peristiwa,14,Jakarta,63,Jawa Barat,1,Kabupaten Agam,11,kabupaten Darmasraya,5,Kabupaten Limapuluh Kota,48,Kabupaten Mentawai,8,Kabupaten Padang Pariaman,35,Kabupaten Pasaman,72,Kabupaten Pasaman Barat,22,Kabupaten Pesisir Selatan,90,kabupaten Solok,43,Kabupaten Solok Selatan,13,Kabupaten Tanah Datar,16,kesehatan,16,KONI,1,Kota Bukittinggi,21,Kota Padang,1248,Kota Sawahlunto,1,Kota solok,5,kriminal,6,kuliner,4,Liputan Khusus,1,lp,1,LPM,59,Lubuk Basung,1,Mentawai,1,Nai,1,Naional,8,nasional,120,olah,1,olahraga,122,opini,1,otomotif,10,Padang,4,Padang Panjang,12,Padang Pariaman,5,pariwara,7,Pariwisata,13,Payakumbuh,6,pda,1,pdam,39,pdrd,1,Pekanbaru,1,pen,1,pendidikan,182,peristiwa,64,pertanian,4,PMI Kota Padang,7,politik,247,polr,2,polri,149,Propinsi Riau,3,Redaksi,4,reli,1,religi,126,religu,1,seni dan budaya,12,solok,2,sosi,1,sosia,1,sosial,587,sosok,2,Sumatera Barat,742,Sumatera Selatan,1,Sumbar,4,terabru,1,terbar,1,terbaru,1365,terbarù,1,terbaru.,1,TNI,5,UMKM,1,utama,1818,utana,7,utma,1,
ltr
item
Lamosai: Jadi Narasumber Seminar Nasional, Zuhrizul: Potensi Wisata Sumbar Jauh Melebihi Bali
Jadi Narasumber Seminar Nasional, Zuhrizul: Potensi Wisata Sumbar Jauh Melebihi Bali
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjW1fS64KyJcZnoabfeRYzY4EeJXvKXnkRWgCvh8Pqg-7tjGCVYKxR1d03XyC98mhsRSPRrofthE-hMqE-uKmCQxlugh2NrBJLcP7bAP35rOzu4vb8IdnAxUon8wp9Kvp8eBg0yyJr99Us8ZL7QuVI2WbyMiUpKrh879ytoGbZPkJVuAJZMzEtsgy2dfnpQ/w400-h228/20260918_064231.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjW1fS64KyJcZnoabfeRYzY4EeJXvKXnkRWgCvh8Pqg-7tjGCVYKxR1d03XyC98mhsRSPRrofthE-hMqE-uKmCQxlugh2NrBJLcP7bAP35rOzu4vb8IdnAxUon8wp9Kvp8eBg0yyJr99Us8ZL7QuVI2WbyMiUpKrh879ytoGbZPkJVuAJZMzEtsgy2dfnpQ/s72-w400-c-h228/20260918_064231.jpg
Lamosai
https://www.lamosai.com/2026/09/jadi-narasumber-seminar-nasional.html
https://www.lamosai.com/
https://www.lamosai.com/
https://www.lamosai.com/2026/09/jadi-narasumber-seminar-nasional.html
true
8210537319427270123
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content