HUT ke-81 PMI Kota Padang, Zulhardi Z Latif, SH, MM Ajak Masyarakat Jadi Pendonor Sukarela Kebutuhan Darah Masih Tinggi. Arie St Malin MudoPadang, Lamosai.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang genap berusia 81 tahun. Lebih dari delapan dekade mengabdi, organisasi kemanusiaan ini terus menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pelayanan donor darah, tetapi juga dalam penanganan bencana, mitigasi, hingga berbagai aksi kemanusiaan.
Semangat pengabdian tersebut mengemuka dalam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI Tingkat Kota Padang yang digelar di Ballroom Universitas Baiturrahmah, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Dandim 0312 Padang Letkol Inf. Faiq Fahmi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Eka Putra Buhari, Ketua Yayasan Pendidikan Baiturrahmah Hj. Maizarnis, Rektor Universitas Baiturrahmah Prof. Musliar Kasim, Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat Aristo Munandar, Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z Latif, unsur Forkopimda, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang, serta tamu undangan lainnya.
Zulhardi: Kebutuhan Darah Masih Tinggi
Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z Latif mengatakan kebutuhan darah di Kota Padang mencapai lebih dari 200 kantong per hari. Sementara darah yang masuk ke Unit Transfusi Darah (UTD) PMI rata-rata berada pada kisaran 100 hingga 125 kantong per hari.
“Artinya, kita masih mengalami kekurangan sekitar 75 sampai 100 kantong darah setiap hari,” ujar Zulhardi.
Menurut Zulhardi, kondisi tersebut menunjukkan perlunya peningkatan jumlah pendonor darah sukarela. PMI, kata dia, tidak hanya bergerak ketika terjadi bencana, tetapi juga memiliki tanggung jawab menjaga ketersediaan darah pada kondisi normal.
“Di saat bencana kita turun ke lapangan, tetapi di saat aman PMI juga tidak tidur. Kita harus mencari darah,” katanya.
Ia menilai, donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana namun memiliki dampak besar bagi kemanusiaan. Setiap kantong darah yang didonorkan berpotensi membantu pasien yang membutuhkan transfusi, baik karena kecelakaan, tindakan medis, persalinan maupun kondisi lainnya.
Zulhardi juga mengapresiasi para pendonor yang telah mencapai 100 kali donor atau lebih. Ia menyebut pencapaian tersebut membutuhkan konsistensi dan kepedulian dalam jangka panjang.
Ia menjelaskan, apabila seseorang melakukan donor darah rata-rata empat kali dalam setahun, diperlukan sekitar 25 tahun untuk mencapai 100 kali donor.
Zulhardi yang mengaku telah melakukan donor darah lebih dari 120 kali mengajak para pendonor berpengalaman untuk menjadi teladan sekaligus mendorong generasi muda mengikuti kegiatan donor darah sesuai ketentuan kesehatan yang berlaku.
Pada peringatan HUT ke-81 PMI tersebut, PMI Kota Padang juga memberikan penghormatan kepada para pendonor yang telah mencapai 100 kali donor maupun lebih. Sejumlah pendonor bahkan disebut telah mencapai lebih dari 140 hingga 150 kali donor.
Aristo: Peduli, Bergerak, Bersama
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat Aristo Munandar Dt. Bagindo Kayo mengatakan, pada peringatan HUT ke-81 PMI tahun ini, tema “Peduli, Bergerak, Bersama” menjadi ajakan kepada masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan, sekecil apa pun kontribusinya.
“Karena kita percaya bahwa satu langkah kecil akan memicu kebaikan lainnya. Seperti kebaikan yang dilakukan relawan dan penggerak donor darah yang hadir pada saat ini,” ujarnya.
Menurut Aristo, kebaikan yang dilakukan masyarakat melalui donor darah, maupun dukungan berbagai instansi sebagai penggerak donor, telah membantu menyelamatkan kehidupan masyarakat, khususnya di Kota Padang.
Ia berharap semangat kepedulian tersebut terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga kebutuhan darah dapat dipenuhi secara berkelanjutan dan PMI semakin kuat dalam menjalankan misi kemanusiaannya.
Momentum HUT ke-81 PMI diharapkan tidak sekadar menjadi peringatan organisasi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kemanusiaan membutuhkan kepedulian nyata. Salah satunya melalui donor darah yang dilakukan secara sukarela, rutin, dan sesuai ketentuan kesehatan.
Dengan semangat “Peduli, Bergerak, Bersama”, PMI Kota Padang terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan dan memastikan setiap warga yang membutuhkan darah mendapatkan pertolongan pada waktunya.(Hr1)