Bidhumas Polda Sumbar Asistensi Polresta Padang perkuat digitalisasi dan media sosial, Kombes Pol Susmelawati Rosya, SS, MTr. Ap: Jangan Biarkan Ruang Digital Dipenuhi Hoaks. Arie Sutan Malin Mudo, SS, SHPadang, Lamosai.com — Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Sumatera Barat memberikan asistensi dan pelatihan pembuatan konten narasi, media sosial, serta video edukatif kepada personel Polresta Padang, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula Polresta Padang tersebut diikuti jajaran perwira, bintara, personel Polresta Padang hingga anggota polsek jajaran. Asistensi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan personel dalam mengelola informasi dan menyampaikan berbagai kegiatan kepolisian kepada masyarakat melalui ruang digital.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., mengatakan perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh informasi. Saat ini, media sosial bukan lagi sekadar sarana hiburan, tetapi telah menjadi ruang utama masyarakat mencari, menerima, sekaligus menilai berbagai informasi.
Menurutnya, kehidupan masyarakat saat ini tidak hanya berlangsung di dunia nyata, tetapi juga di ruang digital melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram dan TikTok.
“Masyarakat saat ini lebih banyak mendapatkan informasi melalui dunia maya. Jika Polri tidak responsif dan proaktif mengikuti perkembangan zaman, kita akan tertinggal dan dianggap masyarakat tidak bekerja,” ujar Susmelawati.
Ia menegaskan, kehadiran Polri di ruang digital harus diisi dengan informasi yang benar, cepat, positif dan mudah dipahami. Jangan sampai ketika terjadi suatu peristiwa, justru informasi dari pihak lain yang lebih dahulu diterima masyarakat.
“Kita tidak boleh membiarkan ruang kosong informasi. Karena ketika ruang itu kosong, bisa saja diisi oleh hoaks, misinformasi maupun informasi yang belum tentu kebenarannya. Di sinilah pentingnya personel Polri mampu menjadi sumber informasi yang terpercaya,” tegasnya.
Susmelawati juga mendorong seluruh personel agar tidak hanya mengandalkan fungsi Humas dalam menyampaikan informasi. Setiap personel, menurutnya, memiliki peran dalam membangun citra positif institusi melalui komunikasi yang baik.
“Apa yang dikerjakan anggota di lapangan sangat banyak. Ada pelayanan masyarakat, kegiatan sosial, pengamanan, penegakan hukum dan berbagai kegiatan lainnya. Semua itu harus mampu dikomunikasikan dengan baik sehingga masyarakat mengetahui bahwa Polri hadir dan bekerja untuk mereka,” katanya.
Ia menambahkan, membuat konten kepolisian tidak harus selalu dengan peralatan mahal. Yang paling penting adalah pesan yang disampaikan memiliki nilai edukasi, informatif, tidak berlebihan, serta tetap memperhatikan etika dan ketentuan yang berlaku.
“Kita ingin setiap personel memiliki kecakapan digital. Tidak hanya bisa mengambil gambar atau membuat video, tetapi juga memahami bagaimana menyusun narasi, memilih informasi, menentukan momentum dan menyampaikannya dengan bahasa yang dekat dengan masyarakat,” tambahnya.
Melalui asistensi tersebut, personel Polresta Padang diharapkan semakin mampu mengemas setiap kegiatan kepolisian menjadi konten yang positif, edukatif dan menarik, sekaligus menjadi bagian dari strategi menjaga kepercayaan publik terhadap Polri.
Sementara itu, Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, S.I.K., M.H., mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang diberikan Tim Bidhumas Polda Sumbar.
Ia menilai dokumentasi dan publikasi kegiatan kepolisian menjadi bagian penting di tengah padatnya tugas personel selama 24 jam.
“Banyak sekali kegiatan kepolisian yang sudah kita lakukan dari pagi hingga subuh. Namun, jika tidak dikemas dan dibagikan melalui media sosial yang baik, kerja keras tersebut tidak akan terlihat oleh masyarakat,” ujarnya.
Apri Wibowo juga menginstruksikan seluruh satuan fungsi dan polsek jajaran membentuk tim khusus untuk memonitor, mendokumentasikan dan mempublikasikan berbagai kegiatan positif kepolisian secara aktif dan terstruktur.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat keterbukaan informasi, membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja Polri.
Dengan penguatan kemampuan komunikasi digital ini, Polresta Padang diharapkan semakin adaptif menghadapi perkembangan zaman dan mampu memastikan setiap kerja nyata kepolisian hadir secara positif di tengah masyarakat, baik di ruang publik maupun ruang digital.(Hr1)