Anggota DPRD Sumbar Yesi Endriyeni, yang juga Ketua TP PKK Kota Bukittinggi Bersama Bunda Literasi se-Sumbar, Gaungkan Budaya Membaca dan Berkarya. Arie St Malin MudoPadang, Lamosai.com — Semangat membangun budaya literasi terus digaungkan di Sumatera Barat. Hal tersebut terlihat dalam Festival Literasi Sumatera Barat 2026, yang mempertemukan para pegiat literasi, penulis, insan pendidikan, serta Bunda Literasi kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Bunda Literasi Kota Bukittinggi Yesi Endriyeni turut hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat tersebut, bersama Gubernur Sumatera Barat, Bunda Literasi Sumatera Barat, serta para Bunda Literasi dari berbagai daerah di Ranah Minang, Selasa (8/9/226).
Festival Literasi Sumbar 2026 menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi terhadap karya, inovasi dan kreativitas yang lahir dari masyarakat, khususnya mereka yang selama ini konsisten mendorong tumbuhnya budaya membaca, menulis dan berkarya.
Kehadiran Yesi Endriyeni juga menjadi bagian dari komitmen Kota Bukittinggi dalam memperkuat gerakan literasi. Menurutnya, literasi tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi menjadi fondasi penting dalam membentuk masyarakat yang memiliki wawasan, kreativitas serta kemampuan berpikir kritis.
“Literasi harus menjadi gerakan bersama. Bukan hanya tugas pemerintah atau sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga, masyarakat, komunitas dan seluruh elemen yang peduli terhadap masa depan generasi kita,” demikian semangat yang dapat diangkat dari kegiatan tersebut.
Ia menilai, semakin kuat budaya literasi di tengah masyarakat, semakin besar pula peluang lahirnya generasi yang kreatif, produktif dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.
Festival ini sekaligus menjadi ruang bertemunya para penulis dan pegiat literasi dengan masyarakat. Berbagai karya yang lahir dari proses membaca, menulis dan berkreativitas mendapat apresiasi sebagai bentuk penghargaan terhadap mereka yang telah ikut memperkaya khazanah literasi Sumatera Barat.
Yesi Endriyeni berharap semangat Festival Literasi Sumbar 2026 tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus tumbuh menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat.
Dari Bukittinggi, semangat literasi diharapkan terus menyebar ke seluruh penjuru Sumatera Barat, melahirkan lebih banyak penulis, pembaca, kreator dan generasi muda yang menjadikan ilmu pengetahuan sebagai kekuatan untuk membangun masa depan.
“Literasi tumbuh dari kebiasaan, berkembang melalui kolaborasi, dan memberi dampak ketika menjadi budaya.”(Hr1)