Breaking News

Reses II Tahun 2026, Mastilizal Aye,SH Jemput Aspirasi Warga ditengah Bencana

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH mengadakan reses II tahun 2026 di Kampung Lapai. Reses kali ini sangat spesial dalam keadaan bemcana, namun ada secercah harapan yang diberikan. Arie St Malin Mudo

Padang, Lamosai.com- Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH mengadakan reses II tahun 2026 dalak rangka menjemput dan tampung aspirasi warga di tengah bencana di Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Minggu (4/1/2026) siang.

Saat reses tersebut dihadiri Camat Nanggalo Amrizal Rengganis, Lurah Lapai Ardianus Y, LPM, Tokoh Masyarakat, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, RT/RW se Kampung Lapai dan juga turut dihadiri oleh Ketua PMI Kota Zulhardi Z Latif serta para relawan dan KSR PMI.

Dalam arahannya, Mastilizal Aye, SH menyampaikan atas nama Anggoto DPRD Kota Padang kita sangat berduka atas musibah bencana banjir bandang serta longsor melanda kota Padang, khususnya Naggalo-Kampung Lapai ini. 

Namun, lanjut Aye, kita tidak bisa terlena dan larut dalam lamunan. Saatnya tahun 2026 ini kita bangkit bersama, kita lalui secara bersama, bersama kita bangkit, bersatu kita kuat, ujarnya sembari memberi semangat.

Lebih lanjut dikatakan Aye, reses ini salah satu tujuannya untuk bertemu dan menjemput langsung usulan, masukan dari warga untuk kelanjutan pembangunan, apalagi saat ini situasi dalam bencana, inilah saatnya bapak/ibu bisa mengusulkan langsung ke kami, tegasnya.

" Bagi usulannya yang bisa terjangkau atau sifatnya urgent dan darurat bisa langsung kami eksekusi. Namun, jika anggarannya besar melalui proposal," pungkas Aye memastikan.

Sementara itu, Amrizal Rengganis Camat Nanggalo mengatakan, reses ini momen bapak/ibu untuk menyampaikan unek-uneknya. Sampaikan apa yang terasa, selagi ada pak dewan disini.

Selanjutnya, jika ada persoalan administrasi baik di kantor Camat, kantor Lurah segera laporkan ke saya. Kemudian, bagi yang sakit dalam keadaan darurat tidak ada kata untuk tidak dapat berobat. Jika ada halangan dan kendala, segera laporkan ke kami, tegas Rengga.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PMI Kota Padang Buya Zulhardi Z Latif juga mengusulkan agar pak Aye menitipkan sedikit dana pokirnya untuk PMI sebagai kesiapsiagaan dalam bencana ini.

" Kami di PMI ini pak Aye, tidak ada anggaran. Nah, ketika ada bencana kami hanya bisa melihat, daya kami tidak ada, PMI hanya menyediakan tenaga relawan. Jadi, jika tidak bisa untuk kota Padang, cukup Kecamatan Naggalo saja," pinta Buya Zulhardi.

Salah seorang warga Lapai Nanggalo Dewi, mengusulkan untuk pengerukan Sungai, perbaikan Drainase/riol, perbaikan toilet/wc rumah warga yang hampir rata-rata tertimbun material tanah banjir.

Selanjutnya, jalan di Komplek menuju Pulau Talena sampai saat ini belum pernah diperbaikai atau di aspal. Kemudian, perbaikan aula serba guna mulai dari platform, jendela maupun lantainya, ujarnya dengan mata sedikit berkaca.

" Terakhir, perbiakan jalan di Mushalla yang masih berlumpur. Sementra, Ramadhan sudah mendekati. Jadi, kami memohon sangat kepada pak Aye agar bisa segera memperbaiki sebelum Ramadhan," pinta Dewi.

Atas usulan tersebut, Mastilizal Aye, SH langsung merespon usulan warga. Untuk yang berat dan jangka panjang melalui mekanismenya. Namun, untuk Mushalla insyaAllah dalam waktu dekat akan kami realisasikan, pungkas Aye sembari diamini warga.(Hr1)

No comments