Breaking News

Syamsul Bahri Gusar, Lambannya Penanganan Aksi Tanggap Darurat bagi Korban Gempa

Syamsul Bahri Ketua Komisi I DPRD Sumbar, sesalkan berbelitnya dan lambannya tim tanggap darurat dari dinas terkait. @rie st Malin Mudo


Pasaman Barat, Lamosai.com- Anggota DPRD Sumbar Syamsul Bahri yang juga Ketua Komisi I, sempat kesal atas lambannya penanganan aksi tanggap darurat bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 SR pada kedalaman 10 KM di Kabupaten Pasaman Barat dan Pasaman dari instansi terkait.

Atas lambannya penanganan tersebut, sempat membuat Ketua komisi 1 DPRD Propinsi Sumatera Barat dari Fraksi PDI-P gusar.

Pasalanya ketika dirinya meminta BPBD Sumbar, Kepala Dinas Sosial dan Kesehatan Sumbar, agar segera turun ke lapangan tidak disikapi dengan baik, bahankan terkesan berbelit-belit.

Politisi PDI Perjuangan ini meminta terkait persiapan dan percepatan tindakan (tanggap darurat) yang dibutuhkan masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat maupun di  Kabupaten Pasaman, sangat harus segera dilakukan, namun dinas terkait yang dikontak mengatakan menunggu laporan lanjut.

Mendengar penjelasan tersebut, Sayamsul Bahri langsung mengontak orang nomor satu di Tuah Sakato ini, barulah dirinya sedikit lega. Sebab, dapat kepastian usai sholat Jum'at rombongan Gubernur segera bertolak ke lokasi bencana bersama stakehokder yang ada.

"Kita prihatin dan berduka atas bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat. Tidak ada yang menginginkan musibah ini, namun kita tidak bisa menolak ketentuannya," ujar pria yang dekat dengan masyarakat ini sedikit kesal.

Syamsul Bahri melanjutkan, tidak ada kejadian yang tak ada hikmah dibalik semua. Maka, saya paling tidak suka kalau stakeholder yang berkaitan langsung tidak segera mengambil tindakan, ungkapnya ketus.

Ditambahkannya, agar semua bisa mendoakan, sanak famili, karib kerabat yang terkena dampak berat baik kehilangan harta dan jiwa atas kejadian musibah ini dalam keadaan tabah dan sabar. Insya Allah semua komponen akan bersama bahu membahu untuk bangkit.

"Diharapkan juga, masyarakat  selalu waspada dan menjauhi dari bangunan- bangunan  yang dikhawatirkan akan roboh ketika gempa susulan dan kita sama berdoa agar kita semua selamat dari bencana ini dan terhindar," ajaknya mengingatkan.

Ia berharap, Propinsi Sumatera Barat kiranya  segera menetapkan masa tanggap bencana di daerah tersebut. 

Syamsul Bahri pun,  telah berkoordinasi dengan semua pimpinan PDI-P  kabupaten Pasaman Barat dan Pimpin PDI-P Kabupaten Pasaman. Terkait gempa melanda tersebut agar  segera membuat posko relawan untuk  mengantisipasi kondisi - kondisi yang tidak inginkan, pungkasnya.

Hingga berta ini diturunkan, akibat  gempa tersebut sejumlah bangunan di Pasaman Barat mengalami kerusakan parah maupun ringan. Sementara untuk  warga yang mengungsi  5000 jiwa dan titik pengungsian sebanyak 35 titik.

Sedangkan korban yang  meninggal dunia sebanyak 4 orang  luka parah 10 orang, luka ringan 50 org, rumah rusak berat  100 unit  dan rusak ringan  300 unit. (Hr1/cox)

No comments