Padang, Lamosai.com- Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Mario Syahjohan, SH, menegaskan bahwa pembinaan atlet harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Pembinaan olahraga tidak boleh hanya bergerak ketika helat atau event olahraga digelar, tetapi harus menjadi program jangka panjang yang terencana, terukur, dan konsisten, Senin (2/11/2026).
Mantan Ketua KONI Kabupaten Solok Selatan itu menilai, melahirkan atlet berprestasi membutuhkan proses panjang. Mulai dari pencarian bibit potensial, pembinaan sejak usia dini, peningkatan kualitas pelatih, hingga dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Seluruh tahapan tersebut harus berjalan secara konsisten agar potensi atlet daerah dapat berkembang maksimal.
Menurut Mario, olahraga tidak bisa dibangun dengan pola kerja sesaat yang hanya berorientasi pada keikutsertaan dalam sebuah kejuaraan. Tanpa pembinaan yang berkesinambungan, potensi atlet sulit berkembang, regenerasi atlet tidak berjalan optimal, dan prestasi olahraga daerah akan sulit dipertahankan.
Karena itu, keberadaan Peraturan Daerah (Perda) tentang Keolahragaan harus mampu memberikan dampak nyata bagi perkembangan olahraga di Sumatera Barat. Regulasi tersebut jangan hanya menjadi dokumen formal, melainkan harus menjadi landasan dalam menyusun kebijakan, memperkuat sistem pembinaan, serta mendorong dukungan anggaran dan fasilitas olahraga yang berorientasi pada prestasi.
Mario berharap, seluruh pemangku kepentingan olahraga, mulai dari pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, klub, pelatih, hingga pihak terkait lainnya, dapat membangun sinergi yang kuat. Dengan koordinasi dan komitmen bersama, pembinaan atlet di Sumatera Barat diharapkan berlangsung lebih terarah dan tidak terputus akibat pergantian program maupun berakhirnya suatu event.
Baginya, prestasi olahraga bukanlah hasil kerja instan, melainkan buah dari pembinaan yang konsisten, dukungan yang memadai, dan komitmen jangka panjang.
Karena itu, Perda Keolahragaan harus benar-benar hadir sebagai instrumen untuk memperkuat pembinaan atlet, memperluas kesempatan berprestasi, dan melahirkan generasi atlet Sumatera Barat yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.(Hr1)
