Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria, S.IP yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas soliditas GP Ansor Sumbar yang terus hadir sebagai organisasi kepemudaan yang aktif dalam menjaga keutuhan NKRI dan pembangunan karakter generasi muda. Arie St Malin Mudo
Padang, Lamosai.com – Semangat kebersamaan dan komitmen menjaga nilai-nilai kebangsaan mewarnai momen Inaugurasi dan Pelantikan Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Barat yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai tokoh penting daerah, unsur Forkopimda, organisasi kepemudaan, serta ratusan kader Ansor dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Nuansa hijau khas Ansor tampak memenuhi ruangan, menandakan semangat juang kader muda Nahdlatul Ulama dalam menjaga persatuan bangsa dan merawat nilai keislaman yang moderat.
Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria, S.IP yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas soliditas GP Ansor Sumbar yang terus hadir sebagai organisasi kepemudaan yang aktif dalam menjaga keutuhan NKRI dan pembangunan karakter generasi muda.
“GP Ansor bukan hanya organisasi kaderisasi, tetapi juga benteng moral dan sosial yang mampu menjadi perekat kebangsaan di tengah dinamika zaman. Kami berharap Ansor Sumbar terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah dan menjaga harmoni masyarakat,” ujar Nanda Satria.
Ia juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam menghadapi tantangan era digital, sosial, dan budaya, sehingga kader Ansor diharapkan mampu tampil sebagai generasi yang adaptif, cerdas, serta tetap berpegang teguh pada nilai agama dan adat Minangkabau.
Momentum inaugurasi tersebut berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan, ditandai dengan prosesi pelantikan pengurus, pembacaan ikrar organisasi, serta penguatan komitmen kader dalam mengabdi untuk umat, bangsa, dan daerah.
Dengan pelantikan kepengurusan baru ini, GP Ansor Sumbar diharapkan semakin progresif, inklusif, dan menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda yang religius, nasionalis, serta peduli terhadap kemajuan Ranah Minang.(Hr1)
