Padang, Lamosai.com — Komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional terus ditunjukkan melalui langkah nyata preservasi ruas Jalan By Pass Padang yang saat ini terus dikebut oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat.
Sebagai salah satu jalur vital penopang mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Kota Padang, keberadaan By Pass memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Karena itu, upaya pemeliharaan dan preservasi dilakukan secara berkelanjutan agar kondisi jalan tetap mantap, aman, dan nyaman dilalui.
Kepala Satker PJN Wilayah II Sumbar melalui PPK 2.1, Zulfikar Kurniawan, ST, M.Si, menjelaskan bahwa preservasi jalan bukan sekadar pekerjaan teknis rutin, melainkan bagian penting dari strategi menjaga keberlanjutan infrastruktur nasional.
“Pemeliharaan berkala sangat penting untuk mencegah kerusakan yang lebih besar. Jika dilakukan lebih awal, penanganan akan jauh lebih efektif dan efisien, sekaligus mengurangi potensi gangguan terhadap aktivitas masyarakat,” ujar Zulfikar via sambungan WAnya, Rabu (29/4/2026).
Pekerjaan preservasi yang dilakukan meliputi berbagai item penting, seperti penambalan lubang (patching), pembersihan saluran drainase, pemeliharaan rutin jembatan, hingga pelapisan ulang aspal pada sejumlah titik yang dinilai kritis.
Seluruh pekerjaan tersebut difokuskan untuk menjaga performa jalan agar tetap dalam kondisi prima.
Menurutnya, langkah cepat ini juga bertujuan untuk mencegah meluasnya kerusakan yang dapat berdampak pada keselamatan pengguna jalan.
“Tujuan utama pekerjaan ini adalah meminimalisir risiko kecelakaan sekaligus memastikan kenyamanan masyarakat saat melintas. Jalan yang terjaga dengan baik tentu akan memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna,” tambahnya.
Lebih jauh, preservasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperpanjang umur layanan jalan nasional. Dengan pemeliharaan yang konsisten, struktur jalan akan lebih tahan lama, sehingga efisiensi penggunaan anggaran negara dapat tercapai secara optimal.
Selain itu, fungsi utama jalan sebagai penghubung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat terus berjalan tanpa hambatan berarti, khususnya dalam mendukung kelancaran arus barang dan jasa di wilayah Sumatera Barat.
Zulfikar juga berharap masyarakat dapat memberikan dukungan terhadap proses pekerjaan yang sedang berlangsung, termasuk bersabar apabila terdapat sedikit gangguan selama pengerjaan di lapangan.
“Dukungan masyarakat sangat kami harapkan. Ini adalah pekerjaan bersama demi menjaga kualitas infrastruktur untuk kepentingan jangka panjang. Kita ingin By Pass Padang tetap menjadi jalur yang aman, nyaman, dan andal bagi semua,” pungkasnya.
Preservasi bukan sekadar memperbaiki jalan, tetapi menjaga denyut kehidupan kota agar tetap bergerak. Ketika infrastruktur terawat, maka ekonomi pun akan melaju lebih kuat.(Hr1)
