Mengenal Sosok S Budi Syukur, S.H, Rendah Hati dan Pengusaha Yang Tak Tergoda Politik
Padang, Lamosai.com- Siapa yang tak kenal dan mengenali S Budi Syukur,SH. Pria ini dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat dan pengusaha berpengaruh di Sumatera Barat yang lahir di Air Haji, Kabupaten Pesisir Selatan, ini meniti perjalanan panjang di dunia usaha sekaligus aktif dalam berbagai organisasi sosial, kemasyarakatan, dan ekonomi.
Kiprahnya memperlihatkan konsistensi dalam membangun jejaring, memperkuat persatuan perantau dengan ranah, serta mendorong kemajuan daerah asalnya lewat kepiawaiannya.
Latar belakang pendidikannya turut membentuk karakter dan cara pandangnya. Budi Syukur merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand) angkatan 1984. Pendidikan hukum tersebut menjadi bekal penting dalam perjalanan profesionalnya, baik dalam mengelola usaha maupun memimpin organisasi dengan pendekatan yang sistematis dan berlandaskan tata kelola.
Di dunia usaha, Budi Syukur tercatat sebagai direktur di sejumlah perusahaan yang bergerak lintas sektor, di antaranya PT Bintang Sejahtera Prima, PT Bersama Sejahtera Mandiri, PT Bintang Sejahtera Mandiri Pratama, serta PT Bintang Tarusan Sejahtera.
Perusahaan-perusahaan tersebut telah ia kelola sejak pertengahan 1990-an dan menjadi fondasi kuat bagi eksistensinya sebagai pengusaha nasional asal Sumatera Barat.
Selain berkiprah di sektor bisnis, Budi Syukur juga dikenal luas sebagai organisator ulung. Ia menjabat Ketua Umum Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (IKPS) atau Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS) Sumatera Barat periode 2021–2026.
Melalui organisasi ini, ia berupaya menyatukan masyarakat Pesisir Selatan di perantauan, memperkuat solidaritas, serta mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dari rantau.
Peran kepemimpinannya juga terlihat di berbagai organisasi lain. Ia dipercaya sebagai Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Sumatera Barat, Ketua Umum Ikatan Keluarga Air Haji (IKAH) Kota Padang, serta Ketua Keluarga Besar Komplek Perumahan Aur Duri Indah, Padang. Jabatan-jabatan tersebut menegaskan posisinya sebagai figur pemersatu lintas komunitas dan latar belakang sosial.
Dalam bidang ekonomi dan olahraga, Budi Syukur (62) tahun, turut mengemban amanah strategis. Ia menjabat Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia Business Service Desk Sumatera Barat sejak 2018, serta Ketua Dewan Penyantun KONI Sumatera Barat sejak 2017. Peran ini memperlihatkan kepeduliannya terhadap penguatan dunia usaha sekaligus pembinaan prestasi olahraga daerah.
Dalam dinamika politik daerah, Budi Syukur dikenal kerap diminta terlibat dalam tim pemenangan Pilkada. Namun, pemegang gelar adat Datuak Bandaro Jambak ini secara konsisten menyatakan tidak tergiur terjun ke politik praktis sebagai calon legislatif maupun eksekutif. Ia memilih tetap berada di jalur pengabdian sosial dan ekonomi.
Dengan latar belakang sebagai alumni Unand, pengusaha, aktivis organisasi, dan tokoh adat, Budi Syukur menjelma sebagai figur yang menjembatani kepentingan dunia usaha dan masyarakat.
" Bahkan, baru-baru ini ia baru saja menamatkan studinya di negri Jiran Malaysia, pada Universitas of Malaysia,".
Perjalanannya menunjukkan bahwa kontribusi strategis bagi daerah dapat dilakukan melalui konsistensi kerja, kepemimpinan sosial, serta komitmen membangun kampung halaman tanpa harus berada dalam pusaran kekuasaan politik formal.(*)

No comments