Air Bersih Mengalir ditengah Kekeringan, Perjungan Perumda AM Padang Aliri Tiada Henti
Padang, Lamosai.com- Air bersih menjadi salah satu kebutuhan paling mendasar dan mendesak bagi warga. Ditengah bentangan alam pasca bencana yang melanda, aliran sungai yang selama ini menjadi sumber kehidupan kini mengalami pendangkalan bahkan berpotensi kekeringan.
Akibat dari peristiwa alam tersebut, tak sedikit sumur resepan warga kering, sehingga ketersediaan air bersih semakin terbatas. Dalam kondisi tersebut, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang dibawah kepemimpinan H. Hendra Pebrizal, S. Sos, MM terus menujukkan kerja kerasnya membangun komitmen untuk hadir ditengah-tengah masyarakat.
Sampai saat ini, pendistribusian air bersih melalui mobil tangki mesin terus di disbusikan. Baik untuk pelanggan terdampak maupun warga non pelanggan yang turut merasakan dampak dari krisis air bersih pasca bencana.
Sejak bencana banjir bandang terjadi, armada mobil tangki Perumda Air Minum Padang tiada henti terus bergerak menditribusikan air ke rumah warga dan lokasi pengungsian bahkan kelokasi sulit sekalipun.
Perlu diingat, pendistribuian air bersih Perumda AM Kota Padang tak sendirian. Terhitung sejak pertengahan Januari, banyak instansi yang berkolaborasi membantu proses pendistribusian, diantranya, BPBD, BNPB serta Palang Merah Indonesia.
Dirut Perumda AM Kota Padang H. Hendra Pebrizal, S. Sos, MM yang diwakili oleh Kasubag Humas Adhi Zein, S. Sos, MM menegaskan bahwa, Perumda AM Padang terus berkomitmen dan memberikan pelayanan air kepada pelanggan termasuk warga kota.
" Seluruh air bersih yang didistribusikan oleh mobil-mobil tangki bantuan tersebut berasal dari sumber air milik Perumda AM Kota Padang," tegas Adi Zein.
Masih kata Adi, air bersih yang didistribusikan melalui tangki bantuan melalui BPBD, BNPB dan PMI seluruhnya diambil melalui intake Pelukahan dan Sikayan, dimana kualitas airnya tetap terjaga, terangnya kepada media ini, Selasa (27/1/2026) diruang kerjanya.
Ia melanjutkan, perubahan kondisi alam pasca bencana memberikan tantangan besar bagi sistem penyediaan air bersih. Faktor utamany, pendangkalan sungai dan perunahan alur aliran sungai berdampak langsung pada ketersediaan sumber air baku.
" Situasi tersebut diperparah dengan mengeringnya sumur-sumur resapan warga yang selama ini menjadi alternatif pasokan atau cadangan sumber air bersih," beber AdiZein.
Meskipun demikian, masih kata Adi Zein, Perumda AM Kota Padang memastikan pelayanan kemanusiaan tetap menjadi skala prioritas kami.
" Nah, perlu digaris bawahi dalam kondisi darurat saat ini, kami tidak membedakan apakah pelanggan atau bukan, tetap kami bantu. Kami berprinsip bahwa kepastian seluruh warga Padang tetap mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan hariannya," pungkas Adhie Zein meyakinkan.
Berdasarkan data kami, masi kata Adhie, pasca bencana hingga saat ini total volume air bersih yang sudah didistribusikan melalui mobil tangki sebanyak 24.876,75 m3. Artinya, angka tersebut mencerminkan besarnya upaya dan konsitensi PDAM Padang menjawab dan meringankan beban masyrakat saat musim kekeringan ini.
Untuk itu, jajaran Direksi dan manajemen Perumda AM Kota Padang menyampaikan apresiasi, rasa bangga dan terimakasih yang mendalam kepada seluruh pihak, terutama Pemko Padang yang terus mensupport dan mendukung proses ini sehingga air bersih terus dan dapat dialiri kerumah-rumah warga, terangnya penuh semangat.
" Ucapan terimakasih tak terhingga kepada seluruh pihak yang telah berkolabirasi dengan Perumda AM Kota Padang selalu berjuang memulihkan. Pemenuhan air bersih bukan sekedar simbol kepedulian, akan tetapi solidaritas, panggilan jiwa dan harapan untuk bangkit kembali," tutup Adhi Zein penuh optimisme.(Hr1)



No comments