Padang, Lamosai.com – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, membutuhkan perhatian serius dan kerja sama seluruh pihak. Penanganan yang cepat, terpadu, dan berkelanjutan menjadi kunci untuk membantu masyarakat menghadapi dampak bencana sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan warga.
Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Darmansyah, turut meninjau kondisi masyarakat terdampak bersama Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim, Dandim 0311/Pessel Letkol Inf. Yudi Eka Pratama, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur terkait lainnya pada Minggu (11/10/2026).
Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait di lokasi bencana merupakan bagian dari upaya melihat langsung kondisi masyarakat, mengidentifikasi kebutuhan mendesak, serta mengoordinasikan langkah penanganan di lapangan.
Banjir yang terjadi setelah hujan deras pada 9–10 Oktober 2026 tersebut berdampak pada permukiman warga, fasilitas umum, serta akses transportasi di sejumlah wilayah Pesisir Selatan. Di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, luapan sungai menyebabkan sejumlah rumah terendam dan beberapa bangunan mengalami kerusakan.
Perlu Sinergi dan Kepedulian Bersama
Dalam menghadapi bencana ini, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, TNI-Polri, perangkat nagari, relawan, dunia usaha, dan masyarakat sangat diperlukan. Kerja sama tersebut penting agar proses evakuasi, pendistribusian bantuan, pendataan kerusakan, hingga pemulihan pascabencana dapat berjalan secara efektif.
Kebutuhan dasar masyarakat terdampak, seperti bahan pangan, air bersih, makanan siap saji, serta tempat tinggal sementara, harus menjadi perhatian bersama. Kelompok rentan, termasuk anak-anak, lansia, dan warga yang kehilangan tempat tinggal, juga membutuhkan penanganan khusus.
Selain penanganan darurat, upaya pemulihan infrastruktur dan penataan kawasan rawan bencana perlu menjadi perhatian agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan telah mengerahkan personel BPBD bersama unsur terkait untuk membantu penanganan bencana, melakukan pemantauan, mendukung evakuasi, serta menyiapkan bantuan logistik bagi warga yang membutuhkan.
Bersama Bangkit dari Bencana
Bencana alam bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan penting untuk meringankan beban warga yang terdampak.
Dengan koordinasi yang solid dan langkah penanganan yang terarah, diharapkan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi, kerusakan dapat ditangani secara bertahap, dan kehidupan warga Tapan serta wilayah lain yang terdampak di Kabupaten Pesisir Selatan dapat kembali pulih.
Solidaritas dan kerja bersama menjadi modal penting agar masyarakat tidak menghadapi musibah ini sendirian.(Hr1)
