Kasus Dugaan Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Sorotan, Sekretaris Komisi IV DPRD Padang Erianto Minta Investigasi Menyeluruh. Arie St Malin Mudo, SS, SHPadang, Lamosai.com – Kasus dugaan peledakan bom rakitan yang melibatkan seorang siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Padang menjadi perhatian berbagai pihak.
Selain proses hukum yang sedang berjalan, muncul pula dugaan adanya perundungan (bullying) yang disebut-sebut berkaitan dengan peristiwa tersebut. Namun, informasi tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Padang, Erianto, meminta agar seluruh pihak tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.
Menurutnya, kasus ini harus diungkap secara menyeluruh agar penyebab sebenarnya dapat diketahui.
"Jika memang terdapat indikasi perundungan di lingkungan sekolah, tentu harus menjadi perhatian serius. Namun kita juga harus menghormati proses penyelidikan yang sedang dilakukan aparat penegak hukum," ujar Erianto saat dihubungi media ini, Kamis (16/7/2026).
Ia menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik. Karena itu, evaluasi terhadap sistem pengawasan, layanan bimbingan konseling, serta mekanisme pelaporan dugaan perundungan perlu diperkuat.
Erianto juga mengajak orang tua, guru, dan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, termasuk memperhatikan perubahan perilaku maupun kondisi psikologis mereka sejak dini.
"Kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. Pencegahan kekerasan, perundungan, serta pengawasan terhadap potensi tindakan berbahaya harus menjadi tanggung jawab bersama," tegasnya.
Ia berharap aparat kepolisian dapat mengusut kasus tersebut secara profesional dan transparan sehingga fakta-fakta yang sebenarnya dapat terungkap, sekaligus menjadi dasar untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(Hr1)