Perumda AM Dapat Dukungan, Hendra Pebrizal: Proyek SPAM Rp284 Miliar Tingkatkan Pelayanan Air Bersih Kota Padang. Ia juga menegaskan bahwa Perumda AM Kota Padang siap mendukung seluruh tahapan pelaksanaan proyek agar dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Arie St Malin Mudo
Padang, Lamosai.com- Upaya meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Padang memasuki babak baru. Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sumatera Barat resmi melakukan penandatanganan kontrak Paket Kegiatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 200 liter per detik beserta pembangunan jaringan perpipaan sepanjang lebih kurang 19 kilometer dengan pagu anggaran sekitar Rp284 miliar.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, H. Hendra Pebrizal, S.Sos., MM, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya yang telah mengalokasikan pembangunan SPAM berkapasitas 200 liter per detik tersebut, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, proyek ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan cakupan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Padang, khususnya di wilayah Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji yang terus mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan permukiman.
"Pembangunan SPAM ini merupakan kabar gembira bagi masyarakat Kota Padang. Tambahan kapasitas produksi sebesar 200 liter per detik akan memperkuat sistem pelayanan air minum yang selama ini terus kami tingkatkan. Dengan dukungan jaringan perpipaan baru, masyarakat akan mendapatkan akses air bersih yang lebih baik, berkualitas, dan berkelanjutan," ujar H. Hendra Pebrizal.
Ia juga menegaskan bahwa Perumda AM Kota Padang siap mendukung seluruh tahapan pelaksanaan proyek agar dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
" Apresiasi disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Barat atas dukungan dan komitmennya dalam menghadirkan layanan air bersih yang lebih baik bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan daerah menghadapi risiko bencana," ujar H. Hendra
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyambut baik dimulainya proyek strategis tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur dasar di Kota Padang.
Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat dan menjadi salah satu indikator penting dalam pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.
"Pemerintah Kota Padang mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum atas dukungan yang diberikan. Proyek SPAM ini tidak hanya meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi potensi bencana, terutama gempa bumi yang menjadi salah satu risiko di wilayah Sumatera Barat," ungkap Maigus Nasir.
Maigus berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Selain meningkatkan kualitas layanan publik, proyek tersebut juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, kesehatan lingkungan, dan kesejahteraan warga Kota Padang secara keseluruhan.
Tak hanya berorientasi pada peningkatan pelayanan publik, proyek ini juga dirancang sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana gempa. Kehadiran sistem penyediaan air minum yang lebih andal diharapkan mampu mendukung kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus menjaga keberlangsungan layanan dasar bagi masyarakat pada saat kondisi darurat.
Penandatanganan kontrak tersebut menandai dimulainya tahapan pelaksanaan proyek yang diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup warga serta mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Kota Padang. (Hr1)



