Padang, Lamosai.com – Ketua Organda Kota Padang, Suraya Jufri Bitel, S.Sos., MM, menyoroti masih minimnya keberadaan halte yang layak bagi pengguna Bus Trans Padang. Menurutnya, kondisi tersebut belum mencerminkan pelayanan transportasi publik yang nyaman dan representatif bagi masyarakat.
Bitel mengatakan, hingga saat ini masih banyak halte Trans Padang yang tidak memiliki fasilitas memadai. Bahkan, di sejumlah titik hanya terdapat papan penanda halte tanpa adanya bangunan pelindung maupun sarana pendukung bagi penumpang.
"Kondisi ini tentu sangat disayangkan. Masyarakat yang menggunakan transportasi umum berhak mendapatkan fasilitas yang aman, nyaman, dan layak saat menunggu kedatangan bus," ujar Suraya Jufri Bitel kepada Lamosai.com, Jumat (25/7/2026).
Anggota DPRD Kota Padang empat periode tersebut menegaskan bahwa Kota Padang merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Barat sekaligus etalase daerah. Karena itu, wajah pelayanan transportasi publik harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
"Sebagai ibu kota provinsi, Padang seharusnya memiliki halte yang representatif. Jangan sampai di banyak lokasi hanya ada papan nama halte tanpa fasilitas yang memadai. Hal ini tentu tidak mencerminkan pelayanan publik yang berkualitas," tegas Bitel yang juga Ketua DPC Partai Demokrat ini.
Anggota DPRD ini juga mengingatkan bahwa Pemerintah Kota Padang tengah mengusung program unggulan Padang Melayani. Menurutnya, komitmen tersebut harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas layanan transportasi umum, termasuk pembangunan dan revitalisasi halte Trans Padang yang lebih modern, aman, ramah disabilitas, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa.
Ia berharap Pemerintah Kota Padang segera melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap halte-halte Trans Padang yang kondisinya belum layak. Dengan fasilitas yang memadai, diharapkan semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi umum sehingga kemacetan dapat dikurangi dan pelayanan publik semakin meningkat.
"Transportasi publik yang baik tidak hanya ditentukan oleh armada bus, tetapi juga oleh halte yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh masyarakat," tutup Suraya Jufri Bitel.
Pada kesempatan yang sama, ibu Marni juga sangat mengeluhkan kurang layak dan representatifnya sebuah halte.
" Kami berpanas-panasan menunggu bus Trans Padang, Kalau hujan kami juga kehujanan. Jadi, kami meminta ke pemko Padang agar dapat memberikan pelayanan yang baik, kususnya halte bus ini," ujarnya penuh harap.(Hr1)

