Jemput Aspirasi Warga Reses II, Osman Ayub Full Kolaborasi dengan Pemko Pasca Banjir
Padang, Lamosai.com- Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Partai NasDem Osman Ayub menjemput secara langsung aspirasi warga Padang saat pelaksanaan reses masa sidang II tahun 2026, Selasa (6/1/2026) di Banang Cafe, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.
Dalam sambutannya, Osman Ayub mengatakan, kegiatan reses ini para anggota dewan istirahat dalam bersidang dan untuk mendengarkan serta menjemput langsung aspirasi dan masukan dari masyarakat di daerah pemilihan, ini sudah diatur dalam undang-undang, ujarnya.
"Kekuatan reses ini sama dengan Rakorbang Kelurahan dan Musrenbang Kecamatan, dimana nanti di catat dan diserahkan ke pemerintah guna membuat RKPD pada tahun anggaran 2026-2027. Bagi usulan yang tidak masuk dalam Rakorbang dan Musrenbang kemarin bisa di masukkan di kegiatan reses ini," pungkasnya.
Namun, kondisi saat ini selain adanya pemangkasan anggaran. Juga Kota Padang secara khusus dan Sumbar secara umumnya sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja. Dalam artian, kita dalam keadaan ditimpa bencana.
" Tentunya, kita akan akomodir keluhan, masukan dan usulan warga. Namun, kita akan kerjakan skala prioritas," terang Osman Ayub.
Anggota DPRD Padang 4 periode ini menambahkan, menghadapi pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor, kita siap bersinergi dan berkolaborasi dengan pemko Padang untuk rekoveri keadaan.
" Khusus bagi, rumah yang hancur atau tak layak huni. Akan dibedah atau di perbaiki.
Dalam kesempatan tersebut, Osman Ayub menekankan warga yang terdampak bencana pada saat ini meminta bantuan atas rumah yang hanyut akibat banjir bandang yang terjadi sejak November 2025.
“Pada saat ini kita berupaya untuk merelokasi warga yang berada di daerah rawan bencana. Oleh karena itu, Pemko Padang berupaya menghadirkan rumah layak huni bagi korban bencana,” ungkapnya.
Lebih lanjut lagi, Osman Ayub meminta kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V untuk melakukan pengangkatan atau pengerukan sedimen pasir dan lumpur akibat banjir bandang yang telah terjadi.
“Pada saat ini, sedimen pasir dan lumpur yang ada di sungai mempunyai ketinggian 2 sampai 3 meter. Oleh karena itu, kami DPRD Padang meminta BWS Sumatera V melakukan pengangkatan sedimen pasir dan lumpur tersebut. Hal ini bertujuan agar mencegah banjir ketika hujan terjadi,” tutupnya
Warga Kurao Pagang, meminta perbaikan jalan untuk d betonisasi. Sejauh ini sering dari pihak terkait yang turun, tapi hanya sekedar mengukur saja. Jadi, mohon sangat kami perhatian khusus dari pak Osman.
Kemudian, kami juga minta perbaikan pos pemuda, bedah rumah, sanitasi dan drainase.(Hr1)


No comments