Padang, Lamosai.com – Bakal calon Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang periode 2026–2031, Irwan Basir Datuk Rajo Alam, menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara LKAAM dan Kerapatan Adat Nagari (KAN) dalam menjaga serta melestarikan adat dan budaya Minangkabau di Kota Padang.
Komitmen tersebut disampaikan Irwan Basir Dt Rajo Alam usai menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua LKAAM Kota Padang di Kantor LKAAM Sumatera Barat, Padang Baru, Kamis (10/9/2026).
Kedatangan Irwan Basir tidak berlangsung sendiri. Ia diantar sekitar seratusan pendukung yang terdiri dari para datuk dan penghulu, sejumlah Ketua KAN se-Kota Padang yang tergabung dalam Forum Komunikasi KAN Sambilan Nagari (FKAN Sambilan Nagari) Kota Padang, Ketua LKAAM kecamatan, serta sejumlah Bundo Kanduang.
Rombongan bahkan diramaikan kesenian Gendang Tansa dan berangkat dari Kantor KAN Pauh IX Kuranji menuju Kantor LKAAM Sumbar.
Di hadapan panitia Musda IX LKAAM Kota Padang, Irwan Basir menegaskan bahwa jika dipercaya memimpin LKAAM Kota Padang lima tahun ke depan, dirinya akan menjadikan penguatan hubungan LKAAM dengan KAN sebagai salah satu prioritas utama.
Menurutnya, LKAAM dan KAN memiliki tugas dan fungsi masing-masing yang harus dipahami, dihargai, serta dijalankan secara harmonis. Keduanya tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, apalagi saling berseberangan.
“Ke depan, LKAAM harus bersinergi dengan KAN. KAN itu membosek dari bumi dan bapucuek bulek di nagari masing-masing. Karena itu, kita harus saling menghargai dan menghormati tupoksi masing-masing,” ujar Irwan Basir.
Ia menjelaskan, LKAAM memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya Minangkabau. Sementara KAN memiliki kewenangan dalam persoalan sako dan pusako anak kemenakan di nagari.
“Kalau kita sudah memahami tupoksi masing-masing, tidak ada lagi persoalan siapa yang lebih tinggi atau siapa yang lebih rendah. Semuanya memiliki peran dalam memperkuat tatanan adat Minangkabau,” tegasnya.
Irwan Basir menilai, hubungan yang harmonis antara LKAAM dan KAN akan menjadi kekuatan besar dalam membangun kembali marwah adat di Kota Padang.
Ia ingin pilar-pilar adat kembali berdiri kokoh dan nilai-nilai adat Minangkabau benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda.
“Dengan sendirinya, setelah memahami tupoksinya masing-masing, maka pilar-pilar adat akan berdiri kokoh dan panji-panji adat akan berkibar di Kota Padang. Kita juga ingin mendukung program Pemerintah Kota Padang melalui semangat Sinergi Nagari,” katanya.
Lebih jauh, Irwan Basir menegaskan bahwa penguatan adat bukan sekadar mempertahankan simbol dan tradisi, tetapi harus mampu menjadi landasan dalam membentuk generasi Minangkabau yang berkarakter.
“Dengan sendirinya, jika nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau kembali tegak, maka dengan sendirinya terwujudlah generasi Minang yang berkarakter,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan tekad untuk memberikan yang terbaik bagi LKAAM Kota Padang apabila nantinya mendapat amanah dalam Musda IX LKAAM Kota Padang.
Bagi Irwan Basir, kepemimpinan LKAAM ke depan harus mampu membangun komunikasi yang kuat dengan seluruh unsur adat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.
Hal itu penting agar LKAAM tidak hanya menjadi lembaga yang berbicara tentang adat, tetapi benar-benar hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan pembinaan generasi muda.
Sementara itu, Ketua Panitia Musda IX LKAAM Kota Padang, YOL Dt Sati Nan Balabih, mengapresiasi besarnya dukungan yang mengiringi pendaftaran Irwan Basir.
Ia menyebut rombongan yang datang menunjukkan dukungan yang cukup besar dari unsur adat di Kota Padang. Dukungan tertulis terhadap Irwan Basir disebut telah mencapai sekitar 80 persen.
YOL berharap LKAAM ke depan dipimpin sosok yang memiliki kemampuan komunikasi dan lobi yang kuat, terutama dalam membangun hubungan dengan kepala daerah, sekaligus dapat diterima oleh berbagai pihak.
Musda IX LKAAM Kota Padang dijadwalkan berlangsung pada 22 September 2026 di Gedung Kantor Balai Kota Padang, Aie Pacah. Wali Kota Padang Fadly Amran dijadwalkan hadir sekaligus membuka pelaksanaan Musda tersebut.
Selain Irwan Basir Dt Rajo Alam, bakal calon lain yang telah mendaftar adalah Hendri Yazid Dt Rajo Diguci.(Hr1)

