Delapan Tahun Dikunci, Porprov XVI Sumbar Akhirnya Pecah! Hamdanus: Persiapan Sudah 98 Persen. Arie St Malin MudoPadang, Lamosai.com — Pesta olahraga multi-cabang terbesar di Sumatera Barat kembali di depan mata. Setelah delapan tahun vakum, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 siap digelar dengan melibatkan 12 kabupaten/kota sebagai tuan rumah pertandingan.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, memastikan persiapan pelaksanaan Porprov XVI sejauh ini telah mencapai sekitar 98 persen.
Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi awak media, Jumat (4/9/2026).
“Alhamdulillah, sejauh ini venue semuanya sudah tersedia di 12 kabupaten/kota. Begitu juga dengan 53 cabang olahraga, semuanya sudah oke untuk kita maksimalkan,” ujar Hamdanus.
Menurutnya, KONI Sumbar terus melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif dengan pemerintah daerah di 12 kabupaten/kota guna memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan Porprov XVI benar-benar siap sebelum pertandingan dimulai.
“Kita terus intens melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah 12 kabupaten/kota dalam rangka merampungkan persiapan jelang bergulirnya pesta olahraga terbesar multi-cabor di Sumatera Barat,” katanya.
Hamdanus menegaskan, Porprov XVI menjadi salah satu agenda prioritas KONI Sumbar, terutama setelah pelaksanaan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut terhenti selama delapan tahun.
“Sesuai apa yang saya sampaikan dalam Musyawarah KONI Sumatera Barat sebelumnya, Porprov akan menjadi ajang prioritas setelah delapan tahun vakum. Saya kira ini momentum yang tepat untuk kembali menghadirkan kompetisi olahraga multi-cabor di Sumatera Barat,” jelasnya.
Tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi dan kebanggaan daerah, Porprov XVI juga diproyeksikan menjadi panggung untuk menemukan serta mematangkan atlet-atlet terbaik Sumatera Barat.
Para atlet yang tampil membela kabupaten dan kota masing-masing akan dipantau sebagai bagian dari proses seleksi menuju Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) 2027 dan selanjutnya menghadapi target lebih besar, yakni PON 2028 NTB–NTT.
“Selain sebagai duta olahraga yang memperkuat kampung halaman masing-masing, Porprov XVI juga menjadi ajang seleksi bagi atlet untuk menatap Porwil 2027,” beber Hamdanus.
“Porwil dan PON menjadi sasaran kita untuk mencapai prestasi. Semua itu kita awali dari Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov,” lanjutnya.
Hamdanus mengajak seluruh stakeholder olahraga, pemerintah daerah, insan olahraga, serta masyarakat Sumatera Barat untuk bersama-sama menyukseskan Porprov XVI.
“Mari kita sukseskan pesta olahraga multi-cabor ini dengan kebersamaan dan dukungan dari seluruh stakeholder olahraga serta pemerintah daerah,” ajaknya.
Porprov XVI Sumatera Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Upacara pembukaan akan dipusatkan di Stadion Merdeka Kota Solok dan dijadwalkan dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah pada 2 Oktober 2026.
Gelaran ini sekaligus menjadi penanda kebangkitan kembali pesta olahraga terbesar di Ranah Minang setelah terakhir kali dilaksanakan pada 2018 di Kabupaten Padang Pariaman.
Delapan tahun tanpa Porprov membuat kehadiran Porprov XVI bukan sekadar pertandingan olahraga. Ajang ini menjadi momentum yang dinanti-nantikan insan olahraga Sumatera Barat untuk kembali menunjukkan kemampuan, melahirkan talenta-talenta baru, sekaligus mengibarkan kembali semangat kompetisi olahraga di Ranah Minang.
Kini, dengan persiapan yang diklaim telah mencapai 98 persen, seluruh mata publik olahraga Sumatera Barat mulai tertuju pada satu momentum: 2 Oktober 2026, ketika pesta besar olahraga Ranah Minang kembali digelar.(Hr1)