Wali Kota Fadly Amran Luncurkan Layanan Jemput Bola KIA, Targetkan Seluruh Anak Kota Padang Miliki Identitas Resmi. Kolaborasi Disdukcapil dan Disdikbud Kota Padang, Arie St Malin Mudo
Padang, Lamosai.com – Wali Kota Padang Fadly Amran resmi meluncurkan layanan jemput bola pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA). Peluncuran ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang tentang pelayanan KIA di SMP Negeri 28 Padang, Rabu (29/7/2026).
Program ini merupakan inovasi Pemerintah Kota Padang untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah. Melalui layanan jemput bola, proses pembuatan KIA dilakukan langsung di lingkungan sekolah sehingga lebih mudah, cepat, dan efisien.
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa layanan jemput bola KIA merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Padang dalam mendukung terwujudnya visi pembangunan Kota Padang sebagai Smart City. Menurutnya, transformasi digital pemerintahan harus didukung oleh data kependudukan yang akurat, lengkap, dan berkualitas.
"Data kependudukan yang valid menjadi fondasi utama dalam penyusunan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Karena itu, kepemilikan KIA bagi setiap anak harus terus kita dorong agar seluruh warga memperoleh hak administrasi kependudukan secara optimal," ujar Fadly.
Wali Kota juga mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat sekitar 79.800 anak di Kota Padang yang wajib memiliki KIA. Untuk itu, ia meminta Disdukcapil Kota Padang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pencapaian target kepemilikan KIA melalui pelayanan yang lebih proaktif.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang, Ances Kurniawan, S.STP., M.Si mengatakan, layanan jemput bola ini menjadi salah satu strategi percepatan cakupan kepemilikan KIA dengan menyasar langsung sekolah-sekolah di Kota Padang.
Menurutnya, kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan mempermudah proses pendataan sekaligus pelayanan kepada peserta didik tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.
"Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan setiap anak di Kota Padang memiliki Kartu Identitas Anak sebagai identitas resmi yang diterbitkan negara. Program jemput bola ini diharapkan mampu meningkatkan cakupan kepemilikan KIA secara signifikan serta memberikan kemudahan bagi orang tua dan pihak sekolah," ujar Ances.
Ia menambahkan, KIA memiliki banyak manfaat, tidak hanya sebagai identitas resmi anak, tetapi juga mempermudah akses terhadap berbagai layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, perbankan, hingga layanan administrasi lainnya.
Dengan peluncuran layanan jemput bola ini, Pemerintah Kota Padang berharap target kepemilikan KIA dapat segera tercapai sehingga seluruh anak di Kota Padang memiliki identitas kependudukan yang sah dan memperoleh akses pelayanan publik yang lebih baik.(Hr1)
