Breaking News

Workshop “Great Mentawai” Dorong Penguatan Branding dan Kolaborasi Pembangunan Daerah

Workshop bertajuk “Great Mentawai” digelar di Hotel Pangeran Beach, Kota Padang, Kamis (5/2/2026), sebagai langkah strategis mendorong penguatan branding daerah serta kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Arie St Malin Mudo


Padang, Lamosai.com — Workshop bertajuk “Great Mentawai” digelar di Hotel Pangeran Beach, Kota Padang, Kamis (5/2/2026), sebagai langkah strategis mendorong penguatan branding daerah serta kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, pelaku pariwisata, akademisi, komunitas kreatif, serta stakeholder terkait lainnya. 

Program Manager Cakra Haji dari LSM Jemari Sakato menegaskan bahwa program ini menyasar kelompok rentan—perempuan, disabilitas, dan nelayan—untuk meningkatkan adaptasi iklim dan mengurangi risiko bencana. “Ini bukan bantuan sesaat, tapi penguatan kapasitas jangka panjang,” ujarnya.

Kolaborasi multisektor digalakkan untuk memperkuat ketahanan masyarakat di empat desa rawan bencana di Kepulauan Mentawai. Hal ini mengemuka dalam acara dua hari yang diselenggarakan di Pangeran Beach Hotel, Kamis-Jumat (5-6 Februari 2026), sebagai bagian dari program Great Mentawai.

“Sinergi antar-pemangku kepentingan ini adalah kunci untuk membangun ketahanan yang nyata dan berkelanjutan,” kata Sarman P. Simanungkalit usai menghadiri acara.

Acara juga diwarnai respons positif dari tingkat desa. Perwakilan BUMDES Desa Merah Putih menyatakan minat untuk beralih komoditas dan bermitra dengan program ini. “Kami terbuka untuk semua pihak yang ingin bersama-sama membangun Mentawai yang tangguh,” sambut Cakra.

Workshop “Great Mentawai” ini menjadi momentum penting dalam menyatukan visi serta langkah konkret seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan Mentawai yang maju dan berkelanjutan.

Workshop tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran gagasan dalam merumuskan konsep besar “Great Mentawai” sebagai identitas pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya sinergi antara potensi alam, budaya lokal, serta inovasi sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan Mentawai ke depan.

Branding “Great Mentawai” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi mampu diterjemahkan ke dalam kebijakan, program nyata, dan promosi daerah yang terintegrasi.

Selain sesi pemaparan materi, workshop ini juga diisi dengan diskusi interaktif dan penyusunan rekomendasi strategis, mulai dari penguatan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis kearifan lokal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir komitmen bersama untuk menjadikan Mentawai sebagai daerah yang unggul, inklusif, dan dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional, tanpa meninggalkan nilai budaya dan karakter lokal yang menjadi kekuatan utama daerah.(Hr1)




No comments