Mengenal Sosok Muhidi, figur yang Responsif dan Terbuka terhadap Aspirasi Masyarakat
Padang, Lamosai.com- Sosok yang tenang, ramah dan mudah senyum Drs. H Muhidi, MM lahir pada 1 November 1963 di Mukomuko, Provinsi Bengkulu, dan tumbuh dalam lingkungan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai agama dan tradisi.
Sejak remaja, ia telah menunjukkan semangat belajar dan kepemimpinan yang kuat, yang kemudian membawanya ke dunia pendidikan dan kemudian ke ranah publik dan politik profesional.
Setelah menempuh pendidikan tinggi di bidang Pendidikan Fisika dan kemudian Magister Manajemen, beliau mengawali kariernya tidak hanya sebagai pendidik — pernah menjadi guru fisika dan dosen — tetapi juga sebagai tokoh masyarakat yang peduli pada perkembangan sosial, budaya, dan kepemimpinan generasi muda.
Muhidi memasuki kancah politik pada era Reformasi dan terpilih sebagai anggota DPRD Kota Padang pertama kali pada tahun 1999. Ia terus menjadi figur legislatif yang punya rekam jejak panjang dan dipercaya dalam berbagai periode sebagai Anggota serta Wakil Ketua DPRD Kota Padang.
Pengalamannya di legislatif kota menjadi bekal kuat menuju perannya saat ini sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, dimana ia memimpin lembaga legislatif daerah untuk periode 2024–2029 dengan fokus pada akuntabilitas, sinergi pemerintahan, dan kepentingan masyarakat luas.
H. Drs. Muhidi, MM merupakan salah satu figur sentral dalam perjalanan politik dan pembangunan di Sumatera Barat. Dikenal sebagai pribadi yang tenang, komunikatif, dan tegas dalam prinsip, ia kini mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, setelah melalui proses panjang pengabdian di dunia legislatif.
Muhidi lahir dan besar dari lingkungan masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Sejak muda, ia dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan organisasi, yang membentuk karakter kepemimpinannya yang santun dalam bertutur, kuat dalam komitmen, serta konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat.
Gelar Sarjana (Drs.) yang ia peroleh menjadi fondasi intelektual dalam perjalanan kariernya. Kemudian ia melanjutkan pendidikan Magister Manajemen (MM) sebagai bentuk komitmen meningkatkan kapasitas diri dalam tata kelola organisasi dan kepemimpinan.
Karier awalnya tidak langsung berada di panggung besar politik. Ia memulai dari aktivitas sosial, organisasi, hingga dipercaya memegang berbagai peran strategis yang mempertemukannya dengan kebutuhan nyata masyarakat. Pengalaman inilah yang membentuk gaya kepemimpinannya yang membumi dan solutif.
Sebelum memimpin DPRD Sumbar, Muhidi terlebih dahulu mengukir rekam jejak sebagai Anggota DPRD Kota Padang tiga periode dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Di lembaga legislatif tingkat kota tersebut, ia dikenal aktif memperjuangkan isu-isu pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta penguatan ekonomi kerakyatan.
Kedekatannya dengan konstituen menjadikannya figur yang responsif dan terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Ia tidak hanya hadir dalam forum resmi, tetapi juga turun langsung mendengar suara warga.
Kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Ketua DPRD Sumbar merupakan puncak dari konsistensi pengabdian tersebut.
Baginya, DPRD menguatkan fungsi legislasi yang berpihak pada kepentingan rakyat dan meningkatkan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas kebijakan publik.
Muhiri berprinsip, politik bukan sekadar kontestasi. Akan tetapi sarana pengabdian untuk kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat.
Sebagai tokoh legislatif, Muhidi memadukan pengalaman, pendidikan, dan nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau dalam setiap langkah kebijakan.
Ia hadir sebagai representasi kepemimpinan yang tenang namun berdaya dorong kuat, santun namun tegas dalam prinsip.
Komitmennya sederhana namun mendalam, menjadikan DPRD sebagai rumah aspirasi rakyat dan pilar demokrasi daerah yang bermartabat.(Hr1)

No comments