Kisah Heroik Dr. Andree H Algamar, dari Kursi Palanta Menuju Istana
Padang, Lamosai.com- Perjalanan hidup seseorang kerap dimulai dari ruang-ruang sederhana, dan tak ada insan mengetahui kemana, jadi apa, semuanya itu hanya rahasia ilahi. Manusia hanya bisa berencana, menjalankan dan berusaha.
Begitu pula kisah Dr. H. Andree Harmadi Algamar, S.STP., S.H., M.Si., M.Han Datuk Sangguno Dirajo sosok birokrat yang meniti karier dari diskusi-diskusi hangat di kursi palanta, hingga mengemban amanah di lingkar strategis pemerintahan daerah.
Dr. H. Andree Harmadi Algamar, S.STP., S.H., M.Si., M.Han Datuk Sangguno Dirajo, ia dilahirkan di Padang, 17 Mei 1981. Beliau merupakan seorang birokrat Indonesia yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Padang (2022) dan dilantik sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Padang pada 17 Mei 2024.
Dikenal sebagai figur pekerja keras, komunikatif, dan adaptif terhadap perubahan, Andree H. Algamar menapaki jenjang karier birokrasi dengan konsistensi dan dedikasi tinggi.
Ia bukan hanya tumbuh sebagai aparatur, tetapi sebagai pelayan publik yang memahami denyut kebutuhan masyarakat dari akar rumput hingga meja kebijakan.
Kariernya di Kota Padang mencapai puncak ketika ia dipercaya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, posisi strategis yang menjadi motor penggerak tata kelola pemerintahan.
Dalam peran tersebut, ia dikenal sebagai administrator yang rapi, tegas dalam regulasi, namun tetap humanis dalam pendekatan.
Kepercayaan publik dan pimpinan berlanjut ketika ia diamanahkan sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Padang. Dalam masa transisi kepemimpinan itu, Andree H. Algamar mampu menjaga stabilitas pemerintahan, memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal, serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi kepentingan masyarakat Kota Padang.
Kini, lembaran baru pengabdian kembali dibuka. Pada Kamis (12/2/2026), Andree H. Algamar resmi dilantik sebagai Kepala Biro Umum Daerah Sekretariat Provinsi Sumatera Barat oleh Gubernur Sumatera Barat.
Amanah tersebut menandai babak penting dalam perjalanan kariernya—bergeser dari panggung kota menuju tanggung jawab yang lebih luas di tingkat provinsi.
Sebagai Kepala Biro Umum, perannya tidak sekadar administratif. Ia berada di jantung tata kelola pemerintahan provinsi—mengawal manajemen aset, pelayanan kedinasan, hingga mendukung kelancaran operasional pimpinan daerah.
Sebuah posisi yang menuntut integritas, ketelitian, serta kepemimpinan yang matang.
Dari kursi palanta yang sarat gagasan hingga ruang-ruang strategis pemerintahan, kisah Andree H. Algamar adalah refleksi bahwa dedikasi dan konsistensi akan selalu menemukan jalannya.
Sebab pengabdian sejati tidak pernah berhenti pada jabatan, melainkan pada komitmen untuk terus memberi manfaat bagi daerah dan masyarakat.
Di balik ketenangannya, tersimpan semangat kerja yang tak pernah padam. Dan hari ini, Sumatera Barat kembali memiliki satu figur birokrat yang siap mengabdi dengan penuh tanggung jawab.(Hr1)

No comments