Reses ke Pesisir Selatan, Doni Harsiva Yandra Turun Langsung Jemput Aspirasi Warga. Arie St Malin MudoPesisir Selatan, Lamosai.com – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Doni Harsiva Yandra, S.IP., ME, turun langsung ke tengah masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan untuk menyerap dan menjemput berbagai aspirasi warga melalui kegiatan Reses Perseorangan Masa Sidang III Tahun 2025/2026.
Kegiatan reses yang dilaksanakan pada 19–24 Agustus 2026 tersebut digelar di sejumlah lokasi dan kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan. Sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat, Doni memanfaatkan momentum tersebut untuk mendengar secara langsung berbagai persoalan, kebutuhan, serta harapan masyarakat.
Reses bagi Doni bukan sekadar agenda rutin sebagai wakil rakyat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang terbuka untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus melihat kondisi riil yang dihadapi warga di lapangan.
“Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk turun langsung, bertemu masyarakat, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan mereka. Aspirasi yang disampaikan tentu akan kita catat dan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan, skala prioritas dan kemampuan anggaran pemerintah,” ujar Doni.
Dalam setiap pertemuan, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Aspirasi tersebut menjadi masukan penting bagi DPRD Sumbar dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, maupun penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Menurut Doni, seorang wakil rakyat tidak cukup hanya menerima laporan dari balik meja. Persoalan masyarakat perlu dilihat secara langsung agar kebijakan yang diperjuangkan benar-benar memiliki dasar dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Jangan sampai kita hanya mendengar dari laporan. Dengan turun langsung, kita bisa melihat kondisi sebenarnya dan memahami apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Ini penting agar aspirasi yang kita bawa ke lembaga DPRD benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Ia menegaskan, seluruh aspirasi yang dihimpun selama pelaksanaan reses akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan untuk selanjutnya disampaikan melalui mekanisme DPRD sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Doni juga berharap kegiatan reses dapat semakin memperkuat hubungan antara masyarakat dengan wakil rakyat. Menurutnya, komunikasi yang terbuka merupakan bagian penting dalam membangun pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Wakil rakyat harus hadir dan dekat dengan masyarakat. Bukan hanya mendengarkan keluhan, tetapi juga melihat langsung persoalan yang terjadi dan mendorong agar ada solusi sesuai kewenangan yang dimiliki,” tegasnya.
Melalui reses tersebut, Doni berharap aspirasi masyarakat Pesisir Selatan tidak berhenti sebatas catatan, tetapi dapat menjadi bagian dari proses perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan Sumatera Barat.
Turun ke lapangan, mendengar aspirasi, melihat persoalan, dan memperjuangkannya menjadi langkah Doni Harsiva Yandra untuk memastikan suara masyarakat benar-benar sampai ke meja kebijakan.(Hr1)