H. Rinto Wijaya, SE Nahkodai DPD ORGANDA Sumbar, ia bertekad mendorong Transportasi Darat Beradaptasi di Era Digital. Arie St Malin MudoPadang, Lamosai.com – Musyawarah Daerah (MUSDA) XV ORGANDA Provinsi Sumatera Barat resmi digelar dengan mengusung tema “Konsolidasi Organisasi dan Kolaborasi Strategis untuk Memajukan Usaha Transportasi Darat yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan di Era Digital.”
MUSDA menjadi momentum penting bagi ORGANDA Sumatera Barat untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan langkah strategis dalam menghadapi tantangan sektor transportasi darat yang terus berkembang.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP ORGANDA Kurnia Lesani Adnan, Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Barat Dedi Diantolani, S.Sos., MM, Kepala Jasa Raharja Sumbar Panji Akbar N.B., SE., AAAIK, PIA, perwakilan Pelindo Regional 2 Teluk Bayur, KADIN Sumbar, Ditlantas Polda Sumbar, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Pelaksanaan MUSDA XV merupakan tindak lanjut Surat Keputusan ORGANDA Nomor SKEP.101/DPP ORGANDA/2026 tanggal 9 April 2026 tentang Penunjukan dan Pembentukan Caretaker Dewan Pimpinan Daerah ORGANDA Provinsi Sumatera Barat.
Rinto Wijaya Terpilih Nahkodai ORGANDA Sumbar
Puncak MUSDA XV ORGANDA Sumatera Barat ditandai dengan terpilihnya H. Rinto Wijaya, SE sebagai Ketua DPD ORGANDA Provinsi Sumatera Barat periode berikutnya.
Usai terpilih, Rinto Wijaya menyampaikan komitmennya untuk membawa ORGANDA Sumbar semakin solid serta mampu menjawab tantangan dunia transportasi yang terus berubah.
Ia menilai era digital tidak dapat dihindari. Karena itu, ORGANDA bersama para pelaku usaha transportasi perlu membangun pola kerja yang lebih adaptif, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
“Ke depan kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Digitalisasi bukan lagi sesuatu yang bisa dihindari, tetapi harus kita manfaatkan untuk meningkatkan pelayanan dan daya saing usaha transportasi,” ujar Wij sapaan akrabnya.
Selain itu, Rinto Wijaya menekankan pentingnya konsolidasi organisasi agar seluruh anggota ORGANDA memiliki visi yang sama dalam menghadapi berbagai persoalan transportasi darat di Sumatera Barat.
Dalam kepengurusan tersebut, posisi sekretaris dipercayakan kepada Mulyady, SH., MM, sedangkan H. Suhardiman dipercaya sebagai bendahara.
Kepengurusan baru ini diharapkan membawa energi segar bagi ORGANDA Sumbar sekaligus memperkuat posisi organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sektor transportasi darat.
Tantangan yang dihadapi cukup kompleks, mulai dari persaingan usaha, perkembangan teknologi, keselamatan transportasi, peningkatan kualitas pelayanan, hingga kebutuhan integrasi antarmoda.
Dengan kepengurusan baru di bawah nahkoda Rinto Wijaya, ORGANDA Sumbar diharapkan mampu memperkuat konsolidasi sekaligus membangun kolaborasi yang lebih efektif dengan pemerintah dan stakeholder terkait.
MUSDA XV ORGANDA Sumbar pun menjadi momentum awal untuk membawa organisasi transportasi darat tersebut semakin adaptif, profesional, berdaya saing dan mampu mengikuti tuntutan pelayanan transportasi di era digital.
Selanjutnya, Caretaker DPD ORGANDA Sumatera Barat membentuk Panitia MUSDA XV melalui Keputusan Nomor SKEP.01/DPD-OGD-SB/VIII tanggal 12 Agustus 2026.
Dalam laporan penyelenggaraan, panitia menyampaikan bahwa MUSDA menjadi bagian dari upaya mengembalikan sekaligus memperkuat konsolidasi ORGANDA di Sumatera Barat.
DPP ORGANDA Dorong Dukungan Pemerintah
Sekjen DPP ORGANDA Kurnia Lesani Adnan mengatakan, tantangan ORGANDA ke depan bukan hanya mempertahankan eksistensi organisasi, tetapi juga bagaimana memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan transportasi darat.
Menurutnya, ORGANDA harus mampu memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun sektor transportasi yang semakin maju.
Karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai penting agar usaha transportasi darat di Sumatera Barat dapat berkembang, berdaya saing, serta mampu mengikuti perubahan zaman.
Salah satu persoalan yang turut menjadi perhatian adalah optimalisasi Terminal Anak Air. ORGANDA mendorong agar pelayanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dapat masuk dan beroperasi secara optimal di terminal tersebut.
Optimalisasi Terminal Anak Air dinilai penting dalam memperkuat sistem transportasi darat sekaligus meningkatkan fungsi terminal sebagai salah satu simpul transportasi utama di Kota Padang.
Dishub Sumbar: ORGANDA Harus Mampu Beradaptasi
Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Barat Dedi Diantolani, S.Sos., MM menyambut baik pelaksanaan MUSDA XV ORGANDA Sumbar.
Menurutnya, musyawarah daerah bukan sekadar forum pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum penting untuk menentukan arah perjalanan organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan transportasi ke depan.
Dedi menekankan pentingnya ORGANDA dan para pelaku usaha transportasi melakukan pembaruan serta menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, terutama menghadapi era digitalisasi.
Perkembangan teknologi telah mengubah pola mobilitas masyarakat dan kebutuhan terhadap layanan transportasi. Karena itu, pelaku usaha transportasi dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi, meningkatkan pelayanan, serta membangun sistem transportasi yang semakin cepat dan terintegrasi. (Hr1)