Tabur bunga di Hadapan Pusara Pejuang, Dirlantas Sumbar H. Reza Menundukkan Kepala dan Meneguhkan Pengabdian. Arie St Malin MudoPadang, Lamosai.com – Bunga boleh layu, tetapi semangat perjuangan para pahlawan tak boleh pernah padam. Pesan itulah yang terasa kuat ketika jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.
Di bawah langit pagi yang cerah, suasana di kompleks makam pahlawan seketika berubah khidmat. Langkah para personel kepolisian lalu lintas perlahan membawa mereka mendekati pusara para pejuang bangsa, untuk sejenak menghentikan rutinitas dan mengenang jasa mereka yang telah memberikan pengorbanan terbaik bagi Indonesia.
Prosesi ziarah dipimpin langsung Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., S.H., M.H. Bersama jajaran personel Ditlantas dan pengurus Bhayangkari, ia mengikuti seluruh rangkaian penghormatan kepada arwah para pahlawan.
Tabur bunga menjadi bagian paling menyentuh dalam prosesi tersebut. Satu per satu bunga diletakkan di atas pusara. Sederhana, namun sarat makna: sebuah ungkapan penghormatan, doa, sekaligus ucapan terima kasih kepada para pejuang yang telah mendahului.
Bagi jajaran Ditlantas Polda Sumbar, ziarah ini bukan sekadar agenda seremonial dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara. Lebih dari itu, menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa pengabdian kepada bangsa membutuhkan ketulusan, keberanian, kedisiplinan dan kesediaan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
Semangat itulah yang ingin terus diwariskan dalam pelaksanaan tugas kepolisian lalu lintas. Perjuangan para pahlawan di masa lalu menjadi pengingat bahwa setiap bentuk pengabdian memiliki tanggung jawab dan konsekuensi bagi kepentingan masyarakat luas.
“Tabur bunga ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneruskan semangat perjuangan mereka melalui tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” demikian pesan yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.
Di tengah tantangan lalu lintas yang semakin kompleks, jajaran Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin humanis, profesional dan responsif. Keselamatan masyarakat di jalan raya menjadi bagian penting dari pengabdian tersebut.
Dari makam para pahlawan, pesan itu kembali diteguhkan: perjuangan tidak selalu dilakukan dengan mengangkat senjata. Pada zaman sekarang, perjuangan dapat diwujudkan melalui kerja yang tulus, pelayanan yang profesional, serta keberanian menjaga keselamatan dan ketertiban masyarakat.
Dengan semangat “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”, jajaran Ditlantas Polda Sumbar melanjutkan langkah. Bunga telah ditabur, doa telah dipanjatkan, dan semangat perjuangan kembali dibawa pulang untuk diwujudkan dalam setiap tugas di tengah masyarakat.(Hr1/Nal)